Sabtu, 20 / April / 2019
Pungutan Ekspor Nol Jika Harga CPO di Bawah US$ 570/Ton

| EKONOMI
Rabu, 05 Desember 2018 - 17:19:08 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Pemerintah memutuskan pungutan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar US$ 0/ton. Kebijakan itu berlaku jika harga global CPO di bawah US$ 570/ton.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono, menjelaskan dasar penetapan patokan harga itu. Dia mengatakan kebijakan pungutan ekspor dinolkan menggunakan harga acuan US$ 500/ton, ditambah dengan US$ 70/ton setelah dilakukan konversi.

''US$ 500/ton dengan harga Mdex [Malaysia Derivative Exchange] setara dengan US$ 570/ton. Sekali lagi, kalau dikonversi ke harga referensi itu setara US$ 570/ton,''
 ujarnya saat konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Rabu (5/12/2018), sebagaimana dilansir cnbc indonesia.

Susiwijono mengatakan seluruh pelaku usaha nasional di industri CPO menanti terbitnya peraturan ini. Sebab, jika tidak cepat terbit, maka mereka menahan ekspor.

''Kemarin kita keluarkan PMK 152, semoga hasilnya lebih positif, daya saing mulai bagus, dan harganya mulai naik.''

Seperti diketahui, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 152/PMK.05/2018 berlaku sejak 4 Desember 2018. Pemerintah menolkan (US$ 0/ton) seluruh tarif pungutan ekspor apabila harga CPO internasional berada di bawah US$ 570/ton.

Sementara itu, jika harga berada di kisaran US$ 570 - US$ 619/ton, maka pungutan ekspor CPO menjadi US$ 25/ton. Adapun bila harga internasional sudah kembali normal di atas US$ 619/ton, pungutan ekspor CPO kembali ditetapkan US$ 50/ton.

Menko Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan saat ini memang ada perbedaan harga acuan CPO antara bursa derivative Malaysia dan Rotterdam CIF. Dia menuturkan harga berdasarkan Rotterdam CIF itu lebih mahal US$ 70/ton dibandingkan dengan bursa Malaysia. (dri)




DIBACA : 224 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:50:51 WIB
Advertorial
Suplay Air Macet, Ini Penjelasan Direktur PDAM Tirta Indragiri ke Bupati Wardan
Senin, 06 Agustus 2018 - 11:07:55 WIB
2 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Khusus Jantung di Mekah
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:45:19 WIB
Sidik Jari Bermasalah, Calhaj Tertunda Keberangkatannya ke Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:21:14 WIB
Gempa Lombok, Tsunami Kecil Terjadi di Pantai
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:47:46 WIB
Untuk Satu Hal Ini, Bernardeschi Ingin seperti Ronaldo
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:48:20 WIB
Diberitakan Bersedia Jadi Cawapres, Ini Kata UAS
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:27:47 WIB
Geliat #SomadEffect Jelang Pilpres 2019
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved