Sabtu, 23 / Maret / 2019
Saat Dua Menteri Jelaskan Utang Pemerintahan Jokowi

| EKONOMI
Sabtu, 01 Desember 2018 - 18:04:10 WIB
MALANG, RIAUSATU.COM-Dua menteri kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Budi Karya Sumadi (Menhub) dan Muhadjir Effendy (Mendikbud) menjadi narasumber dalam talkshow Indonesia Maju di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Keduanya membeberkan kesuksesan pemerintahan Jokowi selama 5 tahun terakhir.

Keduanya sempat membahas posisi utang Pemerintah Indonesia di hadapan ribuan mahasiswa. Baik Budi Karya maupun Muhadjir berusaha menjelaskan posisi utang yang banyak menjadi pembicaraan tersebut.

''Kan banyak yang bilang Indonesia utangnya banyak. Di sini kelihatan perbandingan rasio utang Indonesia sebesar 29 persen, bandingkan dengan Malaysia sebesar 68 persen, Thailand sebesar 35 persen. Turki sebesar 207 persen dan Brasil sebesar 281 persen,'' kata Budi Karya Sumadi mengawali pembicaraan dengan slide data yang ditampilkan di layar, Jumat (30/11), dilansir merdeka.com.

Usai membeberkan data, Menteri Budi Karya meminta pendapat Menteri Muhadjir yang disebutnya sebagai Mantan Rektor. Muhadjir pun mengawali komentar dan penjelasannya.

'''Yang penting utang itu digunakan untuk investasi, tidak untuk dikonsumsi. Kalau kita gunakan investasi kemudian ada keuntungannya digunakan untuk membayar cicilan, termasuk untuk membuka lapangan kerja,'' katanya.

Menteri Muhadjir memberi contoh saat menjabat sebagai rektor dan membangun kampus UMM. Tidak semua anggaran pembangunan UMM menggunakan uang fresh, tetapi juga melalui peminjaman atau utang.

''Tetapi kita pinjam dengan baik, kita kelola dengan baik, kita hitung dengan baik. Sehingga dapat membangun UMM makin besar. Alhamdulillah 11 tahun tetap menjadi juara di Jawa Timur,'' ungkapnya.

Mendapat penjelasan lewat pengalaman Muhadjir membangun UMM, Menteri Budi pun menimpali tentang dialognya dengan rektor UMM, Fauzan.

''Tadi saya memang tanya pada Pak Rektor, ini bisa bangun UMM sebesar ini gimana? Swadaya, dan ternyata Universitas Muhammadiyah Malang mempraktikkan ada sebagian yang pinjam. Jadi bukan negara saja tetapi Universitas juga,'' kata Menteri Budi menimpali.

Muhadjir juga menegaskan, di dunia ini tidak ada negara yang tidak mempunyai utang. Amerika Serikat sebagai negara super power pun juga memiliki utang besar.

''AS utangnya jauh lebih besar dibanding utang Indonesia. Brasil utangnya 261,5 persen artinya beban utangnya itu cukup besar. Utang itu selama masih di bawah 50 persen maka dianggap masih aman. Malaysia sudah tidak aman. Turki tidak aman, Thailand masih aman, Indonesia aman, Brasil sangat berbahaya,'' jelas pria yang sebelumnya dikenal sebagai pengamat Militer ini.

Kata Menteri Muhadjir, Brasil diperkirakan akan menghadapi masalah besar kalau tidak pandai-pandai mengelola negaranya.

''Brasil akan menjadi negara gagal yang disebut dengan midle income track, dia terjebak dalam pendapatan menengah, naik tidak bisa dan lebih mudah menurun. Dan Indonesia harus menghindari ini,'' jelasnya.

Penjelasan kedua menteri pun semakin hangat dengan hadirnya guyonan pelawak Dul Gombres dan Topan. Keduanya membawa suasana penuh tawa selama memberikan penjelasan tentang utang pemerintahan Jokowi. (dri)


DIBACA : 256 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved