Sabtu, 19 / Januari / 2019
Arcandra Yakin 10 Blok Migas Laku Dilelang Berkat Skema Gross Split

| EKONOMI
Kamis, 15 November 2018 - 16:09:19 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, semenjak skema bagi hasil migas gross split diterapkan, blok migas yang dilelang mulai minati kontraktor. Hal ini, menurutnya, menandakan gross split jauh lebih baik dari bagi hasil cost recovery.

''Terbukti 2015 (sebelum gross split diterapkan) tidak ada blok migas dilelang yang laku,'' kata Arcandra, dalam seminar berburu lapangan migas baru di Indonesia, di Jakarta, Kamis (15/11), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Aracandra menyebutkan, setelah gross split diterapkan, lima blok migas eksplorasi dimenangkan kontraktor sepanjang 2017. Sedangkan dari lelang blok migas tahap I dan II 2018 sudah enam blok migas eksplorasi yang laku. Dia pun menargetkan 10 blok migas eksplorasi dimenangkan kontrator tahun ini.

''Saya targetkan tahun ini saya targetkan dapat 10 blok eksplorasi. Tahun lalu laku lima tahun ini laku enam,'' tuturnya.

Menurut Arcandra, jika penerapan bagi hasil gross split akan membuat iklim investasi lesu, maka anggapan tersebut salah. Sebab, perusahaan luar negeri skala besar diantaranya ENI, Mubadalah dan Repsol justru meminati blok migas Indonesia.

''Gross split tidak bagus untuk perusahaan, lihat saja perusahaanya ada ENI, Repsol, Mubadallah,'' tandasnya.

Kementerian ESDM telah melelang 17 wilayah kerja (wk) atau blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018. Lelang tersebut dibagi dalam tiga tahap.

Lelang tahap I, pemerintah menawarkan tujuh blok migas dengan skema penawaran langsung, dua blok migas unkonvensional. Dari proses lelang empat blok dimenangkan kontraktor, yaitu Citarum, East Ganal, East Seram, Southeast Jambi.

Sedangan blok migas yang tidak laku East Papua dan dua blok unkonvensional gas methane batubara Sumbagsel dan shale hydrocarbon di Sumatera Utara.

Lelang tahap II, pemerintah menawarkan enam blok migas, terdiri dari tiga blok ekplorasi yaituBanyumas, Andika Bumi Kita, dan South East Mahakam. Tiga blok terminasi, terdiri dari Makasar Strait, South Jambi dan Selat Panjang.

Dari enam blok migas yang dilelang, hanya dua yang di menangkan, yaitu South Jambi oleh Hongkong Jindi dan Banyumas dimenangkan PT Minarak Berantas Gas.

Lelang tahap III 2018, ada empat blok migas yang ditawarkan yaitu, South Andaman, lokasi di laut Andaman lepas pantai Aceh. South saka Kemang di daratan Sumatera Selatan. Anambas di laut Natuna Barat, dan Maratua, laut dan daratan Kalimantan Timur.

Namun khusus Blok Migas Maratua sudah dipertuntukan ke PT Pertamina (Persero), hal ini sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM No 35 Tahun 2008, Wilayah Kerja Maratua khusus partisipasi dari Pertamina dan tidak dibuka untuk perusahaan lainnya. (dri)

DIBACA : 118 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved