Kamis, 20 / Juni / 2019
Penguatan Dolar Capai Rp 15.200 Lejitkan Untung Pengusaha Sawit Lewati Target

| EKONOMI
Selasa, 09 Oktober 2018 - 12:08:24 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Nilai tukar Rupiah terhadap terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di awal pekan ini. Siang tadi, Rupiah sempat tertekan ke Rp 15.232 per USD. Kenaikan imbal hasil obligasi AS menjadi penyebab pelemahan Rupiah.

Ketua Komite Tetap Perkebunan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rudyan Kopot, mengatakan pelemahan Rupiah terhadap USD hingga ke Rp 15.200 membawa angin segar bagi eksportir CPO (Crude Palm Oil). Sebab, Indonesia merupakan salah satu eksportir CPO terbesar di dunia.

''Kalau saya eksportir dulu saya jual 1 USD cuma 13.500 sekarang misalnya Rp 20.000 enak tidak? Ya kan. Bayarnya Rupiah masih. Tapi kalau dia importir, ya rugi. Tergantung komoditinya. Kalau CPO kita untung,'' ujarnya di Hotel Shangrila, Jakarta, Senin (8/10), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Rudyan tak menampik turunnya harga CPO dalam beberapa waktu terakhir membuat keuntungan perusahaan berbasis CPO ikut turun. Tetapi dengan adanya pelemahan Rupiah, untung tetap ada bahkan lebih dari target yang ditetapkan.

''Iya (harga CPO turun). Kalau dalam USD itu turun. Terus dibantu Rupiah yang melemah jadi mendingan. (Untungnya) tergantung, kalau sekarang ini kan harganya turun, harganya USD 700 lebih sekarang jadi USD 530 kalau dipotong lagi BPDP USD 50 USD. Di bawah 500 kan, kalau tidak naik Dolarnya mungkin petani tidak bisa jual,'' jelasnya.

Rudyan menambahkan beberapa negara yang menjadi pasar tujuan ekspor CPO Indonesia antara lain India, Amerika Serikat dan Eropa. Di tengah perekonomian global yang tidak menentu CPO Indonesia masih menjadi andalan untuk ekspor.

''Tujuannya, India, China, AS, eropa juga ada. Mau diapain juga tetap masuk kok. Karena mereka butuh. Kayak di Eropa produksinya mungkin tidak memenuhi dia. Jadi dia tidak hanya pakai itu (produksi sendiri). Dia minta juga dari kita meski masih ramai soal kampanye hitam itu,'' tandasnya. (dri)

DIBACA : 258 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:50:51 WIB
Advertorial
Suplay Air Macet, Ini Penjelasan Direktur PDAM Tirta Indragiri ke Bupati Wardan
Senin, 06 Agustus 2018 - 11:07:55 WIB
2 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Khusus Jantung di Mekah
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:45:19 WIB
Sidik Jari Bermasalah, Calhaj Tertunda Keberangkatannya ke Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:21:14 WIB
Gempa Lombok, Tsunami Kecil Terjadi di Pantai
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:48:20 WIB
Diberitakan Bersedia Jadi Cawapres, Ini Kata UAS
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:47:46 WIB
Untuk Satu Hal Ini, Bernardeschi Ingin seperti Ronaldo
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:27:47 WIB
Geliat #SomadEffect Jelang Pilpres 2019
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:37:54 WIB
Mahrez Siap Tampil, De Bruyne dan Sterling Absen
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 15:50:46 WIB
Turnamen Catur Tiongkok Resmi Dibuka
Senin, 06 Agustus 2018 - 13:58:53 WIB
Inilah Kronologi dan Penyebab Gempa 7 SR
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved