Selasa, 15 / Oktober / 2019
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:18 WIB
Seorang Kepala Desa Ditangkap Polisi
Minggu, 13 Oktober 2019 - 23:05 WIB
Setelah Diselimuti Asap Tebal, Pekanbaru Kini Kebanjiran
Besok, Gugatan Kebocoran Data Pengguna Facebook Kembali Digelar

| IPTEK
Selasa, 09 Juli 2019 - 22:43:53 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Sidang gugatan class action terhadap Facebook akan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (10/7/2019) besok.

Sidang tersebut mempersoal dugaan penyalahgunaan data pribadi pengguna oleh pihak ketiga, yang sempat menghebohkan dunia sejak April 2018. Dari 87 juta pengguna Facebook yang bocor ke tangan konsultan politik Cambridge Analytica, satu juta di antaranya berasal dari Indonesia.

Gugatan ini dilayangkan sampai ke meja hijau oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPMII) dan Indonesia ICT Institute. Kuasa hukum kedua lembaga tersebut, Jemmy Tommy, menyebutkan sidang esok akan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB.

''Tanggal 10 Juli 2019 agenda sidang pemeriksaan pihak kuasa hukum Facebook yang belum sah karena surat kuasanya masih berbahasa Inggris dan belum ada translate dalam bahasa Indonesia oleh penerjemah bersertifikat resmi standart pengadilan di indonesia,'' tutur Jemmy kepada detikINET, Selasa (9/7/2017).

Jemmy menjelaskan bahwa pihak Facebook akan diperiksa keabsahan kuasanya, secara spesifik menerjemahkan surat kuasanya ke dalam bahasa Indonesia sebagai syarat beracara di pengadilan wilayah RI.

''Apakah benar dapat kuasa hukum dari Facebook head quarter di Silicon Valey Amerika? Apabila bukan dari sana kuasanya, maka kita akan pertanyakan dan tolak,'' ucap Jemmy.

Jemmy mengatakan bahwa ini beda dengan panggilan Kominfo atau DPR sebelumnya kepada Facebook, di mana Facebook bisa mengirimkan perwakilannya yang dia mau.

''Kalau pengadilan bisa berakibat tidak sah kuasanya tersebut. Sederhananya kalau yang digugat kantor pusat PT A, tapi diwakili oleh kuasa hukum yang dapat kuasanya dari pimpinan cabangnya, maka apakah bisa dianggap mewakili kantor pusat PT A secara hukum?,'' ungkapnya.

''Harusnya direksi kantor pusat PT A yang benar untuk memberikan kuasa hukum mewakili PT A terhadap gugatan tersebut, seperti pada sidang ke-3 yang lalu, di mana majelis hakim menolak kehadiran kuasa hukum PT Facebook Consulting Indonesia,'' pungkas dia. (dri)


DIBACA : 140 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved