Minggu, 21 / April / 2019
Temuan Anyar Gambarkan Kengerian Masa Depan Bumi

| IPTEK
Senin, 08 April 2019 - 13:07:31 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Sekitar lima miliar tahun dari sekarang, Matahari akan menjadi sangat besar hingga sanggup menelan planet-planet terdekatnya. Bisa dibilang setidaknya menurut kacamata sains, itu akan menjadi akhir yang sangat panas, dan mengerikan, bagi Planet Biru ini.

Lalu, apa yang akan terjadi pada Matahari setelah memangsa planet-planet di dekatnya? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa suhu Matahari akan turun dan ukurannya pun juga bakal mengecil.

Dengan kata lain, hal tersebut akan membuat Matahari menjadi bintang kerdil putih yang dingin. Setelahnya, secara perlahan-lahan ia akan berubah menjadi kristal putih yang melayang di angkasa.

Lantas, apa yang bakal terjadi pada sistem Tata Surya setelah kehilangan Matahari dan sejumlah planetnya? Temuan terbaru memberikan sedikit petunjuk terhadap misteri tersebut.

Para peneliti menemukan sinar pucat yang dihasilkan oleh bintang kerdil putih dengan jarak 410 tahun cahaya dari Bumi. Mengelilingi bintang tersebut adalah objek luar angkasa dengan inti metal yang diprediksi sempat menjadi sebuah planet.

Bintang yang baru ditemukan itu memiliki nama SDSS J122859.93+104032.9. Agar lebih singkat, para peneliti menyebutnya sebagai 1228, sebagaimana detikINET kutip dari The Sydney Moring Herald, Senin (8/4/2019).

Christopher Manser, astrofisikawan dari University of Warwick, Coventry, Inggris, adalah orang pertama yang memberikan gambaran mengenai 1228 beberapa tahun lalu. Hal ini lantaran objek tersebut tampak memiliki cincin puing yang mengitarinya.

Objek itu sendiri memiliki masa orbit hanya dua jam. Dengan waktu sependek itu, ia tentunya memiliki jarak yang sangat dekat dengan bintangnya.

Supaya lebih terbayang, mari bandingkan jaraknya dengan planet di Tata Surya. Agar bisa mencapai waktu orbit sependek itu, Merkurius harus berada di dalam atmosfer Matahari. Bayangkan betapa panasnya berada di planet dengan kondisi seperti itu.

Lebih lanjut, 1228 juga disebutkan memiliki ukuran setara dengan Matahari ketika masih hidup. Lalu, setelah mati, ia berubah menjadi bintang kerdil putih dengan ukuran hanya 1% dari Matahari.

Dengan begitu, para peneliti pun juga memprediksi objek yang mengitari 1228 sebelumnya pun adalah planet dengan ukuran lebih besar. Intinya diprediksi terbuat dari besi, dan struktur permukaannya berbatu.

Sekadar info, sistem Tata Surya juga punya objek serupa bekas planet itu. Ia adalah asteroid 16 Psyche yang terbuat dari logam.

Ke depannya, para peneliti berharap dapat menemukan sistem bintang seperti ini lagi. Pasalnya, bekas planet seperti itu diprediksi bisa mendukung adanya kehidupan selama miliaran tahun jika berada di zona layak huni terhadap bintangnya.

Dengan adanya temuan ini, itu berarti Bumi akan sangat mungkin memiliki nasib yang sama dengan objek di dalam sistem bintang tersebut. Walau demikian, untuk mengetahui hal tersebut, kita sepertinya masih harus bertahan hidup hingga lima miliar tahun lagi. (dri)





DIBACA : 36 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:50:51 WIB
Advertorial
Suplay Air Macet, Ini Penjelasan Direktur PDAM Tirta Indragiri ke Bupati Wardan
Senin, 06 Agustus 2018 - 11:07:55 WIB
2 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Khusus Jantung di Mekah
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:45:19 WIB
Sidik Jari Bermasalah, Calhaj Tertunda Keberangkatannya ke Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:21:14 WIB
Gempa Lombok, Tsunami Kecil Terjadi di Pantai
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:47:46 WIB
Untuk Satu Hal Ini, Bernardeschi Ingin seperti Ronaldo
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:48:20 WIB
Diberitakan Bersedia Jadi Cawapres, Ini Kata UAS
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:27:47 WIB
Geliat #SomadEffect Jelang Pilpres 2019
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved