Sabtu, 20 / April / 2019
Hoax WhatsApp Kembali Makan Korban

| IPTEK
Selasa, 04 Desember 2018 - 13:07:41 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Setelah kasus yang terjadi di India, Brasil, dan Meksiko, hoax yang beredar di WhatsApp kembali memakan korban. Kali ini korban tersebut adalah salah satu negara di Afrika, yaitu Nigeria.

Negara yang berada di sebelah barat Benua Hitam itu akan mengadakan pemilu pada Februari 2019 mendatang. Laporan dari Poynter Institute menyebutkan, warga Nigeria tengah berada dalam ancaman penyebaran hoax dan misinformasi soal partai-partai politik yang beredar lewat WhatsApp.

Berdasarkan laporan tersebut, salah satu contoh konten yang disebar adalah foto tentara Nigeria yang dibunuh oleh kelompok teroris Boko Haram. Setelah diselidiki, gambar tersebut merupakan hasil rekayasa. Aslinya, peristiwa dalam foto tersebut melibatkan tentara Kenya di Somalia.

Selain itu, salah satu calon presiden dalam pemilu tersebut, Atiku Abubakar, juga ikut terseret. Ia disebut tidak dibolehkan masuk ke Amerika Serikat karena dituduh melakukan korupsi, sebagaimana detikINET kutip dari The Next Web, Selasa (4/12/2018).

Penyebaran hoax ini juga didukung dengan perilaku dari warga Nigeria itu sendiri. Sebuah survei menunjukkan bahwa sekitar 28% warga Nigeria terindikasi menyebar informasi yang diketahui adalah berita palsu.

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Brasil. Momennya pun juga sama, yaitu jelang berlangsungnya pemilihan umum di negeri penghasil kopi tersebut.

Sedangkan di India, puluhan orang dinyatakan meninggal akibat provokasi yang dilakukan lewat pesan berantai melalui platform milik Facebook tersebut. Mereka adalah korban tuduhan tak berlasan yang dihajar habis massa.

Kebanyakan, massa termakan isi pesan berantai yang menyatakan ada sindikat penculik anak yang sedang beroperasi. Dari situ, jika ada orang yang tampak mencurigakan sedang berada di dekat anak-anak, maka akan langsung dihabisi. (dri)

DIBACA : 306 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:50:51 WIB
Advertorial
Suplay Air Macet, Ini Penjelasan Direktur PDAM Tirta Indragiri ke Bupati Wardan
Senin, 06 Agustus 2018 - 11:07:55 WIB
2 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Khusus Jantung di Mekah
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:45:19 WIB
Sidik Jari Bermasalah, Calhaj Tertunda Keberangkatannya ke Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:21:14 WIB
Gempa Lombok, Tsunami Kecil Terjadi di Pantai
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:47:46 WIB
Untuk Satu Hal Ini, Bernardeschi Ingin seperti Ronaldo
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:48:20 WIB
Diberitakan Bersedia Jadi Cawapres, Ini Kata UAS
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:27:47 WIB
Geliat #SomadEffect Jelang Pilpres 2019
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved