Sabtu, 15 / Desember / 2018
Jumat, 14 Desember 2018 - 13:07 WIB
Menkumham Resmikan Kelurahan dan Sekolah Sadar Hukum
Jumat, 14 Desember 2018 - 11:52 WIB
Ibu Penjual Lontong Dapat Barokah
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega

| PERISTIWA
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Ternyata, sebelum membuat kerusuhan di Pekanbaru, Sabtu (21/11/2015) malam, massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Makassar sudah membikin rusuh di Kabupaten Indragiri Hulu. Kedatangan seribuan massa HMI Makassar ini merugikan puluhan pemilik warung di Jalan Lintas Timur, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat.

Kerusuhan yang dibikin massa HMI Makassar ini terjadi, Sabtu (21/11/2015) siang. Ketika itu massa HMI Makassar yang mengunakan sebanyak 21 bus dari Jakarta menuju kota Pekanbaru, singgah makan siang di rumah makan Umega Desa Kota Lama.

Usai makan, massa HMI Makassar yang hendak menghadiri kongres HMI di kota Pekanbaru, tidak membayar makanan yang telah mereka habiskan. Atas kejadian ini, pihak rumah makan Umega mengalami kerugian mencapai Rp12 juta.

Tak hanya itu, pemilik warung-warung kecil yang berada di sekitar rumah makan Umega juga turut merugi ratusan ribu rupiah, karena sebagian massa HMI Makassar makan dan minum di warung-warung tersebut dan juga tidak membayar.

"Rombongan HMI itu tidak bersedia membayar tagihan makan dan minuman yang mereka habiskan, kami rugi hampir Rp12 juta, belum lagi warung-warung di sekitar kami mengalami hal yang sama," ujar Deddi, pengelola rumah makan Umega, Minggu (22/11/2015).

Dikatakan Deddi, saat pihaknya melakukan penagihan, rombongan massa HMI Makassar mengancam akan melakukan tindakan anarkis. Lantaran rombogan massa HMI berjumlah banyak, pihak rumah makan Umega dan pemilik warung kecil tidak berani melawan, dan langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian.

"Saat kami tagih mereka menolak membayar karena alasan mereka tidak diserahkan bon, padahal kami sudah menyerahkan bon. Karena tidak juga mau membayar sejumlah pelayanan kami menahan mereka, namun rombongan tersebut melawan, bahkan mereka mengancam akan melakukan tindakan anarkis bila tidak diperbolehkan pergi dari rumah makan kami," ucap Deddi.

Menurut Deddi, pihaknya telah merekam aksi brutal massa HMI Makassar itu melalui rekaman CCTV. Rekaman tersebut akan diserahkan kepada pihak kepolisian. "Kami punya bukti bukti rekaman CCTV atas tindakan terlarang para aktivis HMI tersebut," ujarnya.

Hal yang sama juga dialami Lilis, salah seorang pemilik warung kecil yang berada di sekitar rumah makan umega. Dikatakannya, ia mengalami kerugian sekitar Rp300 ribu. ''Awalnya, rombongan itu turun dari bus yang ada spanduk bertulisan HMI, kemudian mereka memesan makan, setelah makan satu per satu mereka pergi begitu saja tanpa membayar. Saat saya tanya soal pembayaran, mereka malah marah dan berkata tidak tau menahu soal pembayaran," ungkapnya.

Kejadian ini juga mendapat tanggapan dari pihak kepolisian setempat. Kapolsek Rengat Barat, Kompol Frengky Hutabarat membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku mendapat laporan dari pengelola rumah makan Umega secara lisan, saat personil polisi ke lokasi rombongan sudah pergi.

"Saya beharap koordinator lapangan atau panitia kongres teman-teman dari HMI dapat menyelesaikan masalah ini, setidaknya melakukan koordinasi dengan pihak pengelola rumah makan Umega," kata Kompol Frangky.

Sementara itu, Ketua panitia kongres HMI, Ahmad Siregar dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan, menyikapi masalahan ini, dia akan berkoordinasi dengan penanggungjawab kongres HMI lainnya. ''Jik telah ada keputusan, kita akan bertemu langsung dengan pihak pengelola rumah makan Umega,'' janjinya. (rs1/kic)
DIBACA : 76727 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved