Rabu, 15 / 08 / 2018
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan

| PERISTIWA
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Seminggu belakangan ini, masyarakat Riau dihebohkan dengan penangkapan seorang mucikari atau germo berinisial DN (24) alias Dion yang disebut-sebut mempekerjakan seratusan pekerja seks komersial (PSK) mayoritas mahasiswi. Kendati pengakuan sang germo baru sepihak, tak ayal membuat publik tersentak.

Hasil penelusuran riausatu.com di lapangan dan informasi dari sejumlah orang-orang yang mengaku kenal dan dekat dengan DN, ternyata banyak kisah menarik yang rasanya perlu diungkapkan ke khalayak ramai. Salah satunya, bagaimana sebenarnya mereka melakoni kehidupan di dua dunia: nyata dan kepura-puraan.

Sudah menjadi rahasia umum, mereka memang dekat dengan hal-hal berbau negatif seperti narkoba demi mendapatkan tamu 'tajir' (baca: orang kaya dan banyak uang, harta banjir) penikmat dugem (dunia gemerlap) yang suka berfoya-foya di tempat-tempat hiburan menghabiskan malam.

Untuk itu, mereka harus tampil serba mewah dan glamour. Nah, untuk memenuhi yang serba mahal itu tentu membutuhkan uang tidak sedikit. Apalagi jika mereka tak ada pekerjaan tetap, sementara gaya hidup yang wah itu harus selalu dipenuhi. Ya, caranya terpaksa mengambil jalan pintas jual diri agar kebutuhan mereka bisa tetap terpenuhi.

Misalnya N, salah seorang 'anak asuh' DN. Sejak kenal dan masuk ke dalam 'manajemen' germo kemayu itu, N akhirnya berlabuh di dekapan pria yang terkenal tajir. ''N itu suka pamer di Path (media sosial) kalau dikasih uang belanja dari tubangnya tuh, sampai puluhan juta rupiah sekali ngasih,'' tutur sumber yang wanti-wanti namanya ditulis riausatu.com.

Tubang adalah singkatan dari tua bangka atau bandot tua. Istilah ini tidak asing lagi untuk lelaki hidung belang yang telah berusia matang, dan akrab di lingkungan wanita panggilan, bispak, pecun, bisyar, dan sejenisnya. Sebutan tubang, identik dengan bandot tua yang memelihara atau membiayai kehidupan seorang wanita simpanannya. Memanjakannya dengan materi demi mendapatkan pelayanan, cinta, dan kasih sayang seorang wanita muda yang usianya lebih pantas menjadi anaknya.

Menurut sumber, N dibuatkan butik di salah satu bangunan rumah dan toko (ruko) di kawasan Rintis, Pekanbaru. Bahkan saking sayangnya si tubang sama simpanannya itu, N juga dibelikan mobil Honda Jazz. ''Tubang dia tuh tajir bang, koko L kontraktor di Dumai. Butiknya di ruko, sekaligus tempat tinggal. Kalau ke Pekanbaru, dia nginap di sana,'' tutur sumber.

Hampir sama dengan kisah N yang lagi naik daun sejak 'dikelola' DN, M pun bergelimang kemewahan. Bedanya, kata sumber, M yang keturunan Tionghoa itu hanya dikontrakkan rumah di perumahan yang cukup terkenal di Kawasan Tenayan Raya Pekanbaru dan dibelikan mobil Honda Brio oleh tubangnya yang tinggal di salah satu kabupaten di Riau.

Menariknya, kendati cewek-cewek ini sudah bergelimang harta dan dapat dikatakan berkecukupan hidupnya, namun tidak membuat mereka meninggalkan dunia prostitusi. ''Begitu tubang atau pacar atau langganan tetapnya pulang ke daerah masing-masing, mereka pun kembali ke dunia prostitusi dan dugem,'' ujar sumber riausatu.com yang lain.

Umumnya, cewek-cewek muda tersebut sudah terbiasa memakai ekstasi atau ineks bahkan sabu bila menemani temong (tamu) di room karaoke. ''Biasa lah bang, saat nemong (menemani tamu) mereka mesti makai (ineks), biar kuat berjam-jam nyanyi di room. Apalagi, setelah bubar umumnya mereka berlabuh di hotel, dan pulang membawa uang Rp1,5 juta sampai Rp2,5 juta,'' pungkas sumber.

Mungkin, inilah salah satu alasan kenapa wanita-wanita muda dan cantik yang berusia 19 hingga 24 tahun itu tidak bisa lepas dari dunia pelacuran. Selain gampang mendapatkan uang dan harta, juga sudah sulit melepaskan kehidupan hedonis dan hura-hura, di samping tidak cinta dengan sang tubang tentunya. (rs1)

DIBACA : 8833 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 16 Oktober 2015 - 15:55:17 WIB
Perkantoran Tenayan Raya; Merangkai Pemerataan di Negeri Kota Bertuah
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved