Selasa, 19 / November / 2019
Diduga Asmara, Pria ini Nekat Gantung Diri

| PERISTIWA
Kamis, 07 November 2019 - 03:29:38 WIB
TAPUNGHULU,RIAUSATU.COM-Seorang pemuda di Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu Kampar, Luhun Parsaulian Purba (21), Rabu dini hari (6/11/2019) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sekitar pukul 07.15 WIB, anggota piket Polsek Tapung Hulu dihubungi pihak keamanan PTPN V yang memberitahukan telah ditemukan mayat yang diduga gantung diri.

Atas informasi itu Kapolsek Tapung Hulu Iptu Try Widyanto Fauzal SIK bersama anggotanya langsung menuju TKP untuk mengecek kejadian tersebut.

Setelah dicek oleh petugas Kepolisian ini ternyata benar ditemukan adanya mayat dalam posisi berdiri tergantung yang sudah tidak bernyawa lagi, atas kejadian tersebut petugas kemudian melakukan olah TKP.

Selain itu petugas juga menerima selembar surat yang diserahkan saksi Iyustika Harefa yang menurut penjelasannya surat itu berasal dari korban.

Petugas kemudian menurunkan korban dengan cara memotong tali yang menjerat lehernya, setelah itu korban dibawa ke rumah Carles Hutasoit yang merupakan kerabat korban.

Kapolsek Tapung Hulu Iptu Try Widyanto Fauzal SIK menyampaikan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga korban nekat bunuh diri karena permasalahan asmara akibat hubungannya dengan sang kekasih tidak direstui orang tua kekasihnya itu.

Dikatakan Kapolsek, korban tewas akibat gantung diri ini adalah Luhun Parsaulian Purba (21) yang beralamat di Desa Simpang Durian Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Sumut.

"Korban pertama kali ditemukan dibelakang sebuah rumah kosong komplek Perumahan Afdeling X PTPN-V Kebun Terantam Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu, oleh saksi Rijois Ratna Setia Hutasoit. Rabu pagi (6/11) sekira pukul 05.30 WIB, saksi Rijois baru bangun tidur lalu menuju ke kamar korban dan ternyata korban tidak ada di dalam kamarnya," ujar Kapolsek.

Selanjutnya, sambungnya, saksi ini yang merupakan kerabat korban menuju ke belakang rumah untuk menyuci piring.

"Saat saksi mencuci piring, dia melihat kearah rumah kosong disebelah dan terlihat olehnya korban sedang berdiri dekat pintu belakang rumah kosong itu. Suasana yang agak gelap subuh itu mungkin menyebabkan dirinya tidak melihat jelas kondisi korban seperti berdiri, sehingga dia terus melanjutkan kerjanya mencuci piring. Tidak berapa lama datang saksi lainnya Iyustika Harefa dan menanyakan keberadaan korban kepada Rijois yang menjawab tidak tahu, lalu Iyustika pergi ke belakang rumah untuk cuci muka dan saat itu dia melihat korban seperti berdiri dekat rumah kosong disebelah," urainya.

Setelah itu, kata Kapolsek lagi, Iyustika masuk ke dalam rumah mengambil beras untuk memberi makan ayamnya, saat memberi makan ayam ini Iyustika  kaget karena melihat korban tergantung dengan posisi berdiri.

Menyadari hal itu Iyustika masuk rumah dan memanggil suaminya serta tetangga sekitarnya, dan memberitahukan bahwa dirinya melihat korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.

"Setelah itu mereka bersama mengecek korban untuk memastikan keadaannya. Setelah dicek, ternyata benar bahwa korban tergantung seutas tali yang menjerat lehernya dan sudah tidak bernyawa lagi. Dari hasil pengecekan petugas kepolisian tidak ditemukan tanda-tanda tindak kekerasan ditubuhnya," jelasnya.

Petugas kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Tandun untuk dilakukan Visum.

Dari hasil visum sementara oleh petugas medis yang memeriksa dokter Dwi Kesuma Ferridawati menerangkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 6 jam yang lalu dan terdapat bekas goresan tali di bagian lehernya dengan bentuk V serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.(fat)

DIBACA : 54 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved