Senin, 10 / Desember / 2018
Polisi Pastikan Identitas 1 Mayat Terapung di Selat Malaka Tak Sesuai KTP

| PERISTIWA
Rabu, 05 Desember 2018 - 17:17:00 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Polda Riau menduga 10 mayat yang mengapung di perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, merupakan korban kapal tenggelam. Kepolisian mendapat informasi bahwa kapal itu mengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia tujuan Pelabuhan Pulau Rupat, Bengkalis.

''Menurut informasi dari salah satu keluarga korban, mayat itu merupakan TKI yang menumpangi kapal dan tenggelam di Selat Malaka,'' kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Selasa (4/12), dilansir merdeka.com.

Saat ini tercatat sudah 10 mayat ditemukan di waktu yang berbeda. Namun posisi mayat masih di perairan yang sama meski jarak agak sedikit jauh antara satu dengan lainnya. Namun, mayat yang pertama kali ditemukan pada 24 November lalu, langsung dimakamkan karena tidak ditemukan identitasnya.

Mayat tersebut sempat dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan di RSUD Dumai. Namun dari hasil visum et revertum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

''Lalu petugas berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Dumai karena mayat sudah 4 hari di sana dan tidak ada yang menjemput. Akhirnya mayat itu dimakamkan di TPU Dumai,'' ungkapnya.

Kemudian pada Kamis (29/11), Polres Bengkalis mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada nelayan yang sedang menjaring ikan di perairan Bantan menemukan 3 jasad manusia yang mengapung di perairan Bantan, berbatasan dengan Selat Malaka.

''Petugas bersama dengan Basarnas melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut. Dua berjenis kelamin laki-laki dan satu orang perempuan,'' kata dia.

Ketiga mayat itu dibawa ke RSUD Bengkalis. Namun karena peralatan tidak lengkap, mayat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diautopsi. Dari hasil identifikasi tim DVI RS Bhayangkara Polda Riau, diketahui bahwa dua korban merupakan warga Sumatera Barat (Sumbar).

Mereka adalah Ujang Chaniago (48) yang berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Mimi Dewi (32) warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Sedangkan satu jenazah lagi tidak dikenali.

''Kedua jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Sedangkan satu orang masih berada di RS Bhayangkara, masih diidentifikasi,'' kata Sunarto.

Menurut Sunarto, polisi mendapat keterangan dari keluarga bahwa Mimi berangkat dari Malaysia hendak ke Indonesia, Kamis (22/11) dini hari. Dia menaiki kapal tradisional secara ilegal, bersama dengan sekitar 20 orang lainnya.

Setelah 3 mayat itu ditemukan, nelayan kembali menemukan seorang mayat perempuan tanpa identitas pada Jumat (30/11) siang. Kemudian pada Sabtu (1/12) siang, nelayan, polisi dan Basarnas menemukan 4 mayat lainnya. Di antaranya 3 berjenis kelamin laki-laki dan satu berjenis kelamin perempuan, yang memiliki identitas bernama Maya Karina.

Dalam KTP dan paspor yang ditemukan, tercantum bahwa Maya (37) dan merupakan warga Mentikan, RT 020 RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Namun, polisi tidak ingin berspekulasi bahwa mayat itu sesuai KTP yang dikantonginya. Sebab, setelah alamat Maya dalam KTP dicek polisi, tidak ditemukan keluarganya di sana, bahkan alamat tersebut ternyata salah.

Polda Riau juga sudah berkoordinasi dengan Polres Mojokerto. Hanya saja menurut polres setempat, identitas tersebut tak ada di wilayahnya.

''Mereka memberikan informasi bahwa alamat sesuai KTP tersebut tidak ada di sana (Jawa Timur),'' tuturnya.

Jadi, dari 9 jenazah yang terdapat di RS Bhayangkara Polda Riau, baru 3 jenazah yang identitasnya teridentifikasi. Mereka adalah Ujang Chaniago, Mimi Dewi dan Marian Suhadi (24) warga Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

''Jenazah Marian sudah dijemput oleh pihak keluarga, Senin (3/12) malam. Dia langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan,'' ucap Sunarto.

Langkah-langkah yang diambil Polda Riau untuk mengungkap temuan mayat itu yakni sudah membuka posko pengaduan korban hilang di RSUD Bengkalis dan RS Bhayangkara Polda Riau.

Polisi berharap agar masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa datang ke Posko tersebut, agar dilakukan identifikasi.

''Jika merasa kehilangan anggota keluarganya untuk dapat segera melapor. Karena lebih cepat lebih baik agar para jenazah dapat teridentifikasi dan bisa segera dikebumikan,'' kata Sunarto.

Polda Riau juga berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia mengenai dugaan kapal tenggelam ini. ''Kita lakukan upaya koordinasi dengan Malaysia. Saat ini kita evakuasi terlebih dahulu,'' katanya. (dri)


DIBACA : 48 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved