Kamis, 18 / Juli / 2019
Satu Jenazah Terapung di Selat Malaka Teridentifikasi Warga Asal Sumut

| PERISTIWA
Selasa, 04 Desember 2018 - 13:22:40 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau berhasil mengidentifikasi salah satu jenazah yang mengapung di perairan Selat Malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau. Jasad itu diketahui bernama Marian Suhadi (24), warga asal Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

''Keluarganya sudah datang untuk mengecek kepastian jenazah itu. Dan hasilnya cocok, jenazah tersebut jenis kelamin laki-laki bernama Marian,'' ujar Kasubbid Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian, RS Bhayangkara, Kompol Supriyanto, Selasa (4/12), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Keluarga Marian tiba pada Senin (3/12) malam. Setelah dipastikan benar, keluarga membawa jenazah korban pulang ke kampung halamannya untuk dikebumikan.

''Dibawa kembali ke kampung halaman. Korban teridentifikasi dari data propertis. Dilihat dari pakaian, gelang dan juga data medis ada tanda lahir di bagian tubuhnya,'' ucap Supriyanto.

Beberapa hari sebelumnya polisi mengidentifikasi jenazah lainnya, yaitu Ujang Chaniago (48) dan Mimi Dewi (32). Mereka merupakan warga asal Sumatera Barat, dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.

''Jadi disini masih ada 5 jenazah dewasa yang masih diidentifikasi. Itu ada 3 jenis kelamin laki-laki dan 2 perempuan,'' katanya.

Sementara ada satu jenazah perempuan yang identitasnya masih mengambang. Jenazah itu memang mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) bernama Maya Karina (37). Namun polisi tidak bisa memastikan itu identik dengan jasad tersebut. Sebab, setelah dicari, alamat rumah Maya tidak ditemukan.

Paur Humas Polres Bengkalis Ipda Kasmandar Subekti mengatakan, pihaknya telah mencari alamat di KTP Maya tertulis Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, namun itu tidak ditemukan.

''Kita sudah cek, tidak ada nama Maya Karina di alamat tersebut. Keluarganya juga tidak ada di sana. Jadi itu belum tentu benar jasad Maya, meski ada KTP di tubuhnya saat ditemukan di laut,'' kata Bekti.

Untuk itu, status jasad yang sebelumnya bernama Maya dibatalkan. Jasad perempuan itu kini masih disebut Mrs X karena belum teridentifikasi secara medis.

Untuk dapat memastikan jasad tersebut memanglah bernama Maya, maka tim medis kepolisian terlebih dahulu haruslah melakukan pemeriksaan secara postmortem maupun antemortem.

Kini tim DVI RS Bhayangkara masih menunggu pihak keluarga korban untuk mencocokkan identitas tersebut. "Kami imbau kepada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk dapat melapor ke Polda Riau dan Polres Bengkalis," kata Bekti.

Hingga saat ini, total sudah 9 orang yang sudah ditemukan di perairan Selat Malaka. 3 di antaranya sudah teridentifikasi dan dibawa oleh keluarga untuk dikebumikan. Polres Bengkalis juga berkoordinasi dengan Polisi Malaysia untuk mengungkap kasus temuan mayat itu.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, mayat-mayat itu diduga adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berangkat dari Malaysia hendak pulang ke Indonesia melalui pelabuhan Rupat, Bengkalis dengan kapal tradisional. Kapal itu diduga berisi 19 orang tenggelam di tengah laut Selat Malaka.

''Keterangan itu masih kita dalami apakah benar atau tidak. Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia,'' ucapnya. (dri)


DIBACA : 158 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Senin, 06 Agustus 2018 - 11:07:55 WIB
2 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Khusus Jantung di Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:50:51 WIB
Advertorial
Suplay Air Macet, Ini Penjelasan Direktur PDAM Tirta Indragiri ke Bupati Wardan
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:45:19 WIB
Sidik Jari Bermasalah, Calhaj Tertunda Keberangkatannya ke Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:21:14 WIB
Gempa Lombok, Tsunami Kecil Terjadi di Pantai
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:48:20 WIB
Diberitakan Bersedia Jadi Cawapres, Ini Kata UAS
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:47:46 WIB
Untuk Satu Hal Ini, Bernardeschi Ingin seperti Ronaldo
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:27:47 WIB
Geliat #SomadEffect Jelang Pilpres 2019
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:37:54 WIB
Mahrez Siap Tampil, De Bruyne dan Sterling Absen
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 15:50:46 WIB
Turnamen Catur Tiongkok Resmi Dibuka
Senin, 06 Agustus 2018 - 13:58:53 WIB
Inilah Kronologi dan Penyebab Gempa 7 SR
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved