Selasa, 14 / 08 / 2018
Selasa, 14 Agustus 2018 - 10:13 WIB
Sebelum Jatuh Ke Pertamina, Blok Rokan Diragukan Bisa Diambil RI
Selasa, 14 Agustus 2018 - 10:10 WIB
Titik Api Terus Bermunculan di Riau
Niat Mau Pijat Terapis, Pria Ini Malah Diperas Jutaan Rupiah

| PERISTIWA
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:41:02 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Satuan tim Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat, telah menciduk tiga orang pelaku tindak pidana pemerasan. Tiga orang tersebut ditangkap di Jalan Krekot Bunder IV No.15, Kelurahan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Nasrandy mengatakan, pelaku diketahui atas nama Dede Deandika (24), Nanang Sukadmi alias Fajar (32) dan Lekat Bahrozi alias Edo (30). Ketiganya ditangkap pada Minggu (29/8) lalu.

''Kejadiannya itu hari Minggu tanggal 22 Juli 2018, sekira jam 15.30 WIB. Dan korban atas nama MA baru melapor pada Minggu 29 Juli 2018,'' katanya di Jakarta, Kamis (2/8), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Dia menceritakan awal mula kejadian itu pada Minggu (22/7) pagi korban memesan pijat online OLX ke akun atas nama Edo dengan tarif Rp 150 ribu per 90 menit.

''Harga segitu disepakati tempat pijat di tempat kost tersangka Lekat Bahrozi alias Edo di Jalan Kekot Bunder IV No.15, Kelurahan Pasar Baru, Jakarta Pusat,'' ujarnya.

Saat itu pun korban datang sekitar pukul 15.30 WIB, ke tempat yang sudah disepakati sebelumnya. Setelah korban sampai di kosan Edo, ternyata yang memijat korban bukanlah Edo melainkan tersangka lain atas nama Dede Deandika.

''Sebelumnya telah sepakati bahwa nantinya korban akan dikerjai atau diperas di mana yang mempunyai ide untuk memeras adalah tersangka Edo sebab korbannya rewel saat akan pijat, yang bertugas memijat adalah tersangka Dede,'' jelasnya.

Lalu, yang bertugas untuk mengerjai atau memeras korban yakni Nanang Sukadmi alias Fajar dengan cara menuduh korban telah berbuat asusila. Sehingga Fajar menyuruh korban untuk membayar sejumlah uang.

''Seolah-olah uang tersebut sebagai uang pengganti sewa kost selama 1 tahun sebesar Rp 10 juta, sebab tersangka Fajar sudah tidak mau menempati kamar yang untuk asusila. Kalau tidak mau akan di permalukan dimuka umum atau di laporkan ke RT,'' terangnya.

Karena ketakutan, akhirnya korban menuruti kemauan para tersangka. Akan tetapi korban tak memenuhi secara utuh apa yang diinginkan tersangka, karena korban hanya memberikan uang Rp 7 juta.

''Selanjutnya korban membawa tersangka Fajar dan tersangka Dede ke Alfamart Jalan Kekot Bunder Jakarta Pusat untuk ambil uang Rp 3.500.000 dari ATM secara tunai dan di serahkan tersangka Fajar, dan sisanya Rp 3.500.000.- di transfer ke rekening tersangka Fajar,'' tuturnya.

''Selanjutnya uang Rp 7.000.000 dibagi bertiga dimana tersangka Dede mendapat bagian Rp. 2.500.000 tersangka Fajar Rp 2.500.000 dan tersangka Edo mendapat bagian Rp. 2.000.000,'' sambungnya.

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta. Untuk barang bukti yang telah diamankan yakni tiga unit handphone, satu lembar ATM BRI atas nama Nanang Sukadmi dan satu lembar rekening koran Bank BCA atas nama Medi Askari.

''Mereka sudah kami tahan dan dijadikan tersangka. Dijerat Pasal 368 KUHP,'' tandasnya. (dri)

DIBACA : 510 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 16 Oktober 2015 - 15:55:17 WIB
Perkantoran Tenayan Raya; Merangkai Pemerataan di Negeri Kota Bertuah
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved