Sabtu, 18 / November / 2017
2 Kali Cabuli Anak Bawah Umur, Nadi Gagal Menikah Desember Ini

| PERISTIWA
Selasa, 14 November 2017 - 12:54:49 WIB
SAMARINDA, RIAUSATU.COM-Nadi Haryanto (20), warga Jalan Pangeran Antasari, Samarinda, Kalimantan Timur, sedianya menikahi wanita pujaannya, di Desember 2017 ini. Namun hampir dipastikan pernikahan itu batal, lantaran Nadi kini meringkuk di penjara. Gara-garanya, Nadi dua kali mencabuli perempuan yang masih berusia 15 tahun.

Nadi, yang kesehariannya sebagai tukang servis elektronik keliling itu, baru saja dibekuk aparat Polsekta Samarinda Ulu, sekira pukul 14.00 Wita siang tadi, di rumahnya. Dia ditangkap menyusul laporan orangtua korban, beberapa hari sebelumnya.

Di hadapan penyidik Polwan, Nadi mengakui memang 2 kali menggauli korban, yang tidak lain adalah temannya sendiri, di rumahnya saat sedang sepi. Peristiwa itu sendiri terjadi sekira Mei 2015 lalu.

Awal perkenalan, lantaran Nadi berhasil mendapatkan nomor ponsel korban, hingga akhirnya berkenalan dengan korban dan membawanya ke rumahnya. Nadi menuding, justru korban yang memintanya berhubungan intim.

''Saya tahu kok dia anak di bawah umur. Dia waktu itu cerita, tidak sengaja habis lihat tantenya berhubungan intim. Saya tanya apa dia mau juga? Dia bilang iya,'' klaim Nadi, saat ditanya penyidik, sebagaimana dilansir merdeka.com.

''Setelah 2 kali berbuat itu di rumah saya, saya kemudian putus kontak. Sampai akhirnya saya berencana menikah di Desember depan ini. Tapi tahu begini, nikah batal,'' ujarnya.

''Orangtua saya tahu kalau saya ditangkap ini. Tapi calon istri saya, tidak tahu kalau saya di sini (di kantor polisi). Ya itu kalau tahu, ya nikah batal,'' sebutnya.

Sementara, Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo menerangkan, sebelum ditangkap, polisi terlebih dahulu menyamar sebagai pemesan jasa servis elektronik.

''Kita janjian dulu. Begitu ketemu, kita bawa ke kantor jam 2 siang tadi, berdasarkan laporan dari orangtua korban, ke Polsek ya,'' kata Raden.

''Jadi, setelah pelaku melakukan hubungan intim yang kedua ini, berjanji akan mengenalkan korban kepada orangtuanya. Tapi sampai 2 tahun tidak jelas, dan ternyata pelaku akan menikah dengan wanita lain di Desember depan ini,'' ungkap Raden.

Pelaku kini meringkuk di penjara Polsekta Samarinda Ulu. Di dijerat dengan pasal 76 Undang-undang RI No 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-undang RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (dri)

DIBACA : 24 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Selasa, 25 April 2017 - 18:24:40 WIB
PEKAT-IB Minta Pemkab Rohil Serius Atasi Penyalahgunaan Lem Cap Kambing
Selasa, 25 April 2017 - 18:00:24 WIB
Ada Tren Penurunan pada Sektor Perikanan Tangkap di Rohil
Minggu, 23 April 2017 - 16:19:15 WIB
Keindahan Terumbu Karang Pulau Jemur akan Dipamerkan di Riau Travel Mart
Rabu, 19 April 2017 - 16:00:47 WIB
Program Restocking, Cara Pemkab Rohil Mengembangkan Ikan Selais
Selasa, 18 April 2017 - 16:24:20 WIB
Dinkes Rohil Belum Temukan Kasus DBD Meski Hujan Berkepanjangan
Selasa, 18 April 2017 - 16:06:06 WIB
Satpol PP Rohil akan Tindak Tegas Pedagang yang Berjualan di Badan Jalan
Senin, 17 April 2017 - 16:25:22 WIB
Dibuka Sejak 7 April, Belum Ada yang Daftar Ikut JPT Pratama di Rohil
Senin, 17 April 2017 - 16:01:41 WIB
2017, Rohil Diperkirakan Butuh 5.000 Unit RLH
Minggu, 16 April 2017 - 15:19:18 WIB
Bupati Suyatno Berharap Tim PS Rohil U-22 Bawa Nama Baik Daerah
Sabtu, 15 April 2017 - 15:55:58 WIB
Wabup Janji Dukung PSSI Rohil Kembangkan Olahraga Sepakbola
Rabu, 05 April 2017 - 16:05:50 WIB
Sekda Rohil Tawarkan Konsep Bagan Heritage untuk Membangun Pariwisata
Rabu, 05 April 2017 - 15:36:23 WIB
Legislator Minta Pemkab Rohil Siapkan Data Kongkrit Tenaga Honorer
Senin, 03 April 2017 - 15:54:51 WIB
Besok Pemkab Rohil akan Lounching Bagansiapiapi Of Heritage
Senin, 03 April 2017 - 15:49:11 WIB
1.634 Siswa di SMK se-Rohil Ikuti UNBK, Kadisdikbud: Kita Tak Pasang Target
Minggu, 02 April 2017 - 16:45:32 WIB
Narkoba Marak di Rohil, Legislator Riau: Tegakkan Hukum Seadil-adilnya
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Jumat, 01 Mei 2015 - 17:12:31 WIB
Laju Pertumbuhan Penduduk Riau Jauh di Atas Rata-rata Nasional
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Senin, 02 Februari 2015 - 17:14:39 WIB
Januari 2015, Sudah Ratusan Proposal Beasiswa Masuk Ke Pemprov
Selasa, 11 November 2014 - 19:04:48 WIB
Bersama Bang Riki "Kilananging Jagad"
Malam Ini, Kolam Hijau Raja Kecik Siak
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 09 Oktober 2014 - 14:05:58 WIB
Alamak, Kabarnya Annas Mengaku ke KPK Suap DPRD Riau untuk Sahkan APBD 2015
Minggu, 17 Mei 2015 - 11:16:54 WIB
Serial Langkah Kecil Menuju Baitullah (Edisi 1)
Jamuan Allah Bagi Tamu-Nya
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved