JAKARTA, RIAUSATU.COM-Sejumlah insan pers dari beberapa organisasi perserikatan pekerja media melakukan unjuk rasa di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Mereka memprotes keras aksi penggerudukan kantor media Rada"> JAKARTA, RIAUSATU.COM-Sejumlah insan pers dari beberapa organisasi perserikatan pekerja media melakukan unjuk rasa di depan " />
Rabu, 20 / Juni / 2018
Jumat, 15 Juni 2018 - 10:40 WIB
Personel Basarnas Pekanbaru Disiagakan
Kamis, 14 Juni 2018 - 17:41 WIB
Peminat Urang Awak Pulang Basamo Riau Membludak
Insan Pers Gelar Aksi Bela Radar Bogor yang Digeruduk PDIP

| NASIONAL
Sabtu, 02 Juni 2018 - 13:40:18 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Sejumlah insan pers dari beberapa organisasi perserikatan pekerja media melakukan unjuk rasa di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Mereka memprotes keras aksi penggerudukan kantor media Radar Bogor oleh sejumlah kader PDIP.

Aksi berlangsung di Bundaran HI, yang berseberangan dengan Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (2/6/2018) sejak pukul 09.25 WIB. Ada delapan orang yang berunjuk rasa, mengecam penggerudukan kantor Radar Bogor tersebut.

Koordinator aksi, Sasmito, mengatakan para pengunjuk rasa berasal dari beberapa organisasi pekerja media. "Forum Pekerja Media itu ada Federasi Serikat Pekerja Independen, kemudian ada Serikat Pekerja Lintas Media Jakarta, sama AJI dan LBH Pers," kata Sasmito.

Sasmito menerangkan aksi tersebut untuk memberikan dukungan terhadap Radar Bogor yang kantornya digeruduk oleh kader PDIP. Mereka juga meminta PDIP memilih menempuh jalur hukum jika merasa keberatan atas pemberitaan oleh Radar Bogor ketimbang menggeruduk kantor media tersebut.

''Ya hari ini kami ingin memberikan dukungan kepada teman-teman Radar Bogor yang dua kali kantornya digeruduk oleh simpatisan dan petinggi PDIP. Terakhir kemarin Rieke Diah Pitaloka ikut juga, terus kita mencoba mengingatkan kepada teman di PDIP supaya menempuh hukum, menempuh cara-cara bersengketa dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh negara, salah satunya mengadu ke Dewan Pers, bukan dengan cara menggeruduk. Karena ini kan sangat bertentangan dengan UU Pers,'' jelasnya, sebagaimana dilansir detik.com..

Selain itu, mereka mengecam pernyataan salah satu petinggi PDIP di Jawa Tengah, yakni Bambang Irianto, yang mengatakan akan meratakan kantor media sama dengan tanah jika hal itu terjadi di Jawa Tengah.

''Ini kan pernyataan yang sangat berpotensi atau memicu kekerasan kepada teman-teman Radar Bogor di wilayah-wilayah lainnya. Jadi saya pikir ini pernyataan yang sangat kontraproduktif yang disampaikan oleh petinggi PDIP,'' katanya.

Para pengunjuk rasa ini juga meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut anggota Polri yang terkesan membiarkan aksi penggerudukan pertama pada Rabu (30/5) yang mengakibatkan sejumlah kerusakan di kantor media tersebut.

''Nah, ini Kapolri harus mengusut tuntas kekerasan yang terjadi di kantor Radar Bogor, karena seperti kita tahu kemarin dari kepolisian Bogor bilang ini bukan permasalahan, yang tidak ada permasalahan ketika terjadi penggerudukan. Saya pikir sangat kontraproduktif ya dengan kejadian Rabu lalu,'' katanya.

Aksi mereka ini menarik perhatian anggota Polri. Mereka diminta membubarkan diri ke lokasi Patung Kuda, di depan Monas, karena tidak diperbolehkan berunjuk rasa di depan Bundaran HI. Namun, sebelum tiba di lokasi Patung Kuda, aksi tersebut bubar. (dri)



DIBACA : 54 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 16 Oktober 2015 - 15:55:17 WIB
Perkantoran Tenayan Raya; Merangkai Pemerataan di Negeri Kota Bertuah
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved