Minggu, 23 / Februari / 2020
Terkait Virus Corona
Balai Karantina Pekanbaru Lakukan Pengawasan Ketat Seluruh Komoditi Cina

| OTONOMI
Senin, 03 Februari 2020 - 20:57:27 WIB
PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Terkait virus Corona, pihak Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh komoditi asal dari negara Cina.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, Rina Delfi, usai melakukan pemusnahan berbagai komoditi pertanian maupun hewani, Senin (3/2/2020), bertempat di areal Balai Karantina Pertanian Kelas I, jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

"Sebelum merebaknya virus Corona ini, kami tetap melakukan pengawasan terhadap pemasukan komoditi-komoditi ini. Dan kita lebih ketatkan lagi, bukan berarti melalaikan selama ini. Apalagi adanya isu virus Corona itu. Sesuai dengan arahan dari pimpinan, bahwa seluruh komoditi yang berasal dari negara Cina ataupun negara transit itu kita lakukan pengawasan secara ketat. Kita tidak tahu, komoditi yang datang darisana itu, apakah sudah diperiksa dari laboratorium atau belum," katanya.

Biasanya, sambungnya, komoditi yang masuk itu harus diperiksa dulu di laboratorium negara asal.

"Dan komoditi yang ini (dimusnahkan,-red) tidak ada sertifikasinya. Dan kita mengkhawatirkan hal ini akan menimbulkan penyakit dan mungkin saja terinfeksi dalam buah tersebut," jelasnya.

Rina menambahkan, sesuai dengan tupoksi kami yakni melindungi seluruh komoditi pertanian kita dari hewan ataupun jenis-jenis tumbuhan atau dari penyakit hewan yang dikarantina.(fat)

DIBACA : 50 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved