Selasa, 20 / 08 / 2019
Pemkab Siak Sebut Galian Gardu PLN Belum Berizin, Warga Keluhkan Dampak Proyek

| OTONOMI
Jumat, 03 Mei 2019 - 12:02:37 WIB
SIAK SRI INDRAPURA, RIAUSATU.COM-Galian pondasi untuk gardu induk Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengotori jalanan Kabupaten Siak, Riau. Warga memprotes karena tanah bekas galian dibuang sembarangan ke jalan. Bahkan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) PLN juga membahayakan nyawa warga.

''Kalau hujan jalan jadi licin. Karena aspal bercampur dengan tanah bekas galian PLN itu. Mereka gak bilang-bilang kalau mau menggali ke pemerintahan desa,'' ujar Taufik, warga setempat kepada merdeka.com, Kamis (2/5).

Fahmi, warga lainnya, mengaku sudah menanyakan ke Pemkab Siak soal galian tanah yang bisa membahayakan nyawa manusia tersebut. Warga meminta agar PLN membersihkan dan berkordinasi dengan pemerintah soal pembangunan dan galian itu.

''Pekerjaan PLN ini seperti main-main. Menggali tanah dibuang sembarangan, Sutet juga di dekat rumah warga, nyawa taruhannya. Kalau kami jatuh naik sepeda motor karena jalan licin apa PLN mau tanggung jawab? Bisa mati semua kami di sini,'' ketus Fahmi.

GM PLN Siak, Hendri saat dihubungi merdeka.com enggan mengomentari kinerjanya terkait keluhan warga tersebut.

''Kamu koordinasi dengan manajer saya ya. Banyak proyek mas,'' ujar Hendri.

Terkait itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman Pemkab Siak, Irving Kahar Arifin mengatakan, galian tanah dan pembangunan Sutet PLN memang belum memiliki izin. Pihaknya sudah menegur dan meminta agar PLN tertib administrasi.

''Sudah kami ingatkan, tapi tidak ada juga mereka mengurus izin galian tanah dan Sutet itu. Harusnya kan kordinasi dulu dengan kami, agar tahu titik mana saja yang aman atau membahayakan nyawa masyarakat,'' ucapnya.

Irving sudah mengingatkan GM PLN Siak agar mengurus izin tersebut. Namun seiring galian tanah dan pembangunan Sutet sudah dijalankan, izin juga tak kunjung diurus.

''Selembar pun kertas pengajuan izin tidak ada masuk ke kami. Harusnya mereka taat aturan Pemkab Siak, jangan seenaknya. Ini juga soal Pendapatan Asli Daerah (PAD), jangan sesuka hati PLN di wilayah Siak. Kasihan masyarakat yang terdampak dari kerja mereka,'' tegas Irving.

Irving juga menjelaskan, ada dua pembangunan PLN Siak yang belum memiliki izin. Pertama, pembangunan Sutet di wilayah Meredan, dan kedua pembangunan gardu Induk di wilayah Mempura.

''Kalau yang Sutet sudah selesai, sampai sekarang tidak ada izin IMB-nya. Dan yang Gardu induk sedang berjalan, izinnya juga belum diurus mereka,'' pungkas Irving. (dri)


DIBACA : 150 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved