Sabtu, 26 / Mei / 2018
FKPT Riau Rangkul Komunitas Seniman Tangkal Terorisme
Luar Biasa, Sastra Miliki Keampuhan Cegah Radikalisme

| OTONOMI
Kamis, 04 Mei 2017 - 23:50:15 WIB
PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Sastra adalah keindahan, sastra adalah kemanusiaan. Tidak ada satu pun karya yang menafikan peradaban dan kemanusiaan. Oleh sebab itu, sastra sudah lebih dulu menjadi propaganda anti radikalisme dan terorisme.

Demikian disampaikan Ketua DPH Lembaga Adat Melayu Riau Al Azhar saat menjadi pembicara pada dialog anti radikalisme yang digelar Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Riau, Kamis (4/5/2017), bertempat di Hotel Aryaduta, Pekanbaru.

"Bagaimana sastra dan keindahannya bisa menjadi wadah sekaligus pagar terhadap radikalisme, kan itu pertanyaannya. Jawab saya, kuncinya pada sejauhmana kekuatan literasi kita, kekuatan literasi anak-anak kita," kata Al Azhar.

Dikatakannya lagi, literasi masyarakat Riau, dan Indonesia pada umumnya, masih tergolong sangat rendah. Sementara hebatnya pengaruh sebuah karya sastra bagi masyarakat tergantung dari kemampuan literasi atau daya baca masyarakat.

Pada kesempatan itu juga, Al Azhar memaparkan sekilas perjalanan Sastra di Riau dan nusantara.

"Kita bersyukur, kita punya Raja Ali Haji, Tennas Effendi, Soeman HS, Idrus Tintin, dan yang lainnya. Mereka tidak hanya membentuk karya sastra, bahkan lebih dari itu mereka ikut mewarnai peradaban. Semuanya turut memperkokoh kemanusiaan," ujarnya.

Sementara itu, penyair nasional Aan Mansyur memaparkan bahwa kekuatan sastra dapat membentuk karakter umat manusia. Sebab dalam sastra terkandung budi pekerti yang luhur.

Aan mencontohkan, ada seorang ibu yang kehilangan kontak satu tahun lebih dengan anaknya yang sedang kuliah di pulau Jawa. Ibu ini khawatir sekali dengan keberadaan anaknya, ternyata anak tersebut sedang berada dalam satu jaringan kelompok radikal.

"Satu tahun lamanya dia ikut dan mempelajari paham kelompok tersebut. Namun atas kesadarannya sendiri, sang anak  keluar dari kelompok tersebut. Dia pun menghubungi keluarga dan kembali kuliah seperti biasa," jelas Aan.

Ada yang menarik dari cerita itu, sambungnya, kenapa akhirnya sang anak bisa lepas dari cengkraman kelompok radikal, adalah karena kekuatan sastra.

"Rupanya sang ibu sejak kecil sudah menjadikan sastra sebagai sarana pendidikan bagi sang anak. Anaknya sangat menyukai karya sastra. Sejak kecil dia selalu didongengkan ibunya menjelang tidur, dibacakan cerita-cerita rakyat. Sampai dewasa karya-karya sastra adalah kesukaannya. Sehingga nilai kemanusiaan, budi pekerti, dan berpikir kritis menjadi penangkal terhadap paham radikalisme," ujarnya.

Ajang Kreativitas Seni Dalam pada itu Ketua Bidang Ekososbudkum Hj Dinawati mengatakan, Dialog Pelibatan Komunitas Seni Budaya dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Provinsi Riau tahun 2017 bertujuan melibatkan komunitas seni budaya di daerah agar menginspirasi masyarakat cinta damai dan anti kekerasan.

"Selain itu juga memberikan pencerahan tentang bahaya radikalisme dan terorisme melalui pendekatan seni budaya, khususnya seni sastra," ujar Dinawati. 

Ikut tampil sebagai pembicara dalam acara tersebut esais nasional Ahda Imran dan penyair perempuan Kunni Masrohanti.(rls)

DIBACA : 1104 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 16 Oktober 2015 - 15:55:17 WIB
Perkantoran Tenayan Raya; Merangkai Pemerataan di Negeri Kota Bertuah
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved