Sabtu, 21 / 09 / 2019
Diperiksa KPK, Idrus Marham Beberkan Pertemuan dengan Sofyan Basir

| HUKRIM
Kamis, 16 Mei 2019 - 13:10:26 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Mantan Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham rampung diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek pembangunan PLTU Riau-1 untuk tersangka Direktur Utama (Dirut) non-aktif, PT PLN, Sofyan Basir.

Idrus ditanya oleh? penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal pertemuan dengan Sofyan Basir. Mantan Sekjen Partai Golkar tersebut mengakui adanya pertemuan dengan Sofyan Basir. Pertemuan itu, diklaimnya, hanya untuk membahas politik.

''Ya tentu yang terkait dengan Pak Sofyan Basir ya saya menjelaskan bahwa ada pertemuan saya, saya jelaskan apa adanya. Bahwa saya ketemu dengan Pak Sofyan itu adalah bicara masalah politik,'' kata Idrus di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019), sebagaimana dilansir okezone.com.

Tak hanya berbicara soal politik, kata Idrus, dia berkelit bahwa pertemuan dengan Sofyan Basir membahas soal kehidupan kebangsaan dan tentang program Kementeriaan Sosial (Kemensos).

''Bicara tentang bagaimana tentang keumatan, dan bagaimana tentang program kementerian sosial di daerah perbatasan 41 kabupaten kota dan juga CSR pemuda masjid,'' terangnya.

Idrus membantah bahwa dalam pertemuan tersebut membicarakan soal proye PLTU Riau-1. ''Nggak, sama sekali saya tidak bicara proyek,'' katanya.

(Baca Juga: Divonis 3 Tahun Penjara, Idrus Marham Tak Langsung Ajukan Banding)

Sejauh ini, KPK baru menetapkan empat orang sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama PLTU Riau-1. Keempatnya yakni, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo, Sekjen Golkar, Idrus Marham, dan Dirut PT PLN, Sofyan Basir.

Eni, Kotjo, dan Idrus telah divonis ?bersalah dalam perkara tersebut. Eni dan Kotjo telah dieksekusi karena putusannya telah berkekuatan hukum tetap. Sementara Idrus, masih dalam proses upaya hukum banding.

Sedangkan Sofyan Basir belum dilakukan penahanan pasca-ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, tinggal Sofyan Basir yang masih dalam proses penyidikan.

Dalam perkara ini, Eni Saragih, Idrus Marham, dan Sofyan Basir diduga bersama-sama telah menerima suap dari Johanes Kotjo untuk mendapatkan proyek PLTU Riau-1. (dri)

DIBACA : 138 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved