Minggu, 25 / 08 / 2019
Tetap Buka Selama Ramadhan, FPI Sweeping Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru

| HUKRIM
Selasa, 14 Mei 2019 - 11:55:13 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru melakukan monitoring tempat hiburan malam, terutama warung remang-remang, yang masih membandel dengan cara membuka tempat usahanya pada bulan suci ramadhan. Terkait hiburan malam selama bulan puasa, Walikota Pekanbaru Firdaus telah mengeluarkan Instruksi tanggal 3 Mei 2019.

Dari hasil penelusuran yang dikomandoi oleh Muhammad Al Husnie Thamrin, FPI Kota Pekanbaru beserta beberapa elemen masih menemukan tempat kuliner ataupun warung remang-remang yang masih beroperasi.

"Kepada Walikota, Satpol-PP, Polisi, dan TNI, kalau memang kita cinta dengan Pekanbaru mari sama-sama kita bergandengan tangan. Kalau kita cinta dengan bulan ramadhan hal seperti ini jangan terulang lagi, karena setiap tahun tempat-tempat ini selalu buka dan berjualan minuman berakohol. Mau sampai kapan seperti ini," ujarnya sesuai melakukan monitoring.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan yang dilaksanakan Ahad (12/05/2019), dari pukul 23.00 WIB sampai pukul 03.00 WIB. FPI Kota Pekanbaru masih banyak menemukan Pujasera dan warung remang-remang yang masih buka.

Seperti di Pujasera Siang Malam, Pujasera Sun City, Riau Foodcourt, dan Pujasera 88. Masing-masing pujasera tersebut masih kedapatan menjual minuman berakohol.

"Pujasera yang kedapatan masih menjual minuman keras, sebelumnya pengelola sudah pernah diperingatkan oleh tim dari FPI. Namun saat kita turun malam ini mereka masih menjual minuman berakohol," tegas Husnie.

Terkait masih banyaknya tempat-tempat yang masih menjajakan minuman berakohol, FPI menantang Pemko Pekanbaru untuk mencabut izin dari tempat usaha tersebut.

"Kalau Walikota masih peduli, kita tunggu pencabutan izinnya seperti yang ada di dalam instruksi," tukasnya.

Bukan hanya menemui Pujasera yang masih menjual minuman berakohol, namun di Jalan SM Amin, FPI menemui banyak warung remang-remang yang buka dan menjajakan minum keras. 

Bukan hanya menjajakan minuman keras saja, beberapa warung remang-remang juga menjajakan wanita. Bahkan, FPI juga menemukan pasangan yang bukan suami istri tengah melakukan hubungan badan di salah satu warung remang-remang tersebut. 

Husnie menambahkan, FPI Kota Pekanbaru akan terus melakukan monitoring terhadap para pelaku usaha yang masih membandel di seluruh kota Pekanbaru.

"Ini tandanya Kota Pekanbaru yang Smart City Madani belum terwujud. Karena selama bulan Ramadan saja tempat hiburan malam rata-rata masih kita temukan buka, Kami cuma perpanjangan tangan Walikota Pekanbaru. Di mana dalam aturannya selama bulan Ramadan tempat hiburan malam dan sejenisnya diminta tidak beroperasi," pungkas Husnie. (rs1)
DIBACA : 146 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved