Senin, 19 / 08 / 2019
Tule Bakar & Kubur Tulang Belulang Tetangga di Kebun Karet karena Sakit Hati

| HUKRIM
Sabtu, 02 Februari 2019 - 12:58:58 WIB
TALUK KUANTAN, RIAUSATU.COM-Baja Tule Laia (33), nekat membunuh tetangganya, Iwan Halawa (35), dengan cara memukul dan membakarnya. Saat ditangkap polisi, dia beralasan sakit hati dengan korban karena anaknya mau dijual.

Padahal, polisi menemukan handphone milik korban yang dipegang pelaku, saat ditangkap di rumahnya, Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, Riau.

''Kalau alasan pelaku, dia merasa sakit hati, lantaran anaknya akan dijual korban kepada orang lain. Tapi kita tidak mempercayai begitu saja, itu kita dalami lagi,'' ujar Kapolres Kuantan Singingi AKBP Muhammad Mustofa, kepada merdeka.com, Jumat (1/2).

Mustofa menyebutkan anak buahnya menangkap pelaku saat berada di rumahnya pada Kamis (31/1). Polisi mendapat laporan dari istri korban Delima Lai'a (25) bahwa suaminya hilang sejak beberapa pekan.

''Nah si istri melihat handphone suaminya digunakan oleh pelaku. Padahal saat itu korban tidak pulang-pulang ke rumah selama hampir satu bulan,'' kata Mustofa.

Kepada polisi, Delima menyebutkan bahwa suaminya telah menghilang sejak Desember 2018 lalu. Dirinya bersama keluarga sempat mencari keberadaan korban hingga ke rumah saudara yang lain.

''Kemudian istri korban memberikan informasi ke petugas, bahwa ponsel korban dipegang pelaku. Lalu petugas mendatangi rumah pelaku dan mengamankannya,'' kata Mustofa.

Setelah diamankan dan dibawa ke Mapolres Kuantan Singingi, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku menceritakan proses pembunuhan terhadap korban.

''Korban dibunuh saat sedang bekerja menyadap karet. Pelaku memukul korban hingga tak berdaya, kemudian menyeretnya dan membakar jasadnya dengan ranting kayu,'' kata Mustofa.

Tak sampai di situ, tulang belulang korban sisa dari pembakaran kemudian dikumpulkan dan dimasukan ke dalam karung beras. Pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan mengubur tulang korban di perkebunan karet tanpa diketahui siapapun.

''Dari pengakuan itu, petugas mencari tulang belulang korban. Akhirnya kami menemukan jasad korban lalu dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diotopsi,'' ucap Mustofa.

Untuk proses hukum, polisi melakukan penahanan terhadap pelaku dan barang bukti berupa satu unit handphone dan sepeda motor milik korban sudah diamankan. (dri)




DIBACA : 249 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved