Jum'at, 22 / Februari / 2019
Kamis, 21 Februari 2019 - 13:41 WIB
TNI dan Polres Kampar Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Kamis, 21 Februari 2019 - 13:02 WIB
Pasutri Dibekuk Polisi
Fadli Zon Tantang Jokowi Buktikan Soal Konsultan Asing

| POLITIK
Senin, 04 Februari 2019 - 16:48:37 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon membantah jika Capres Prabowo Subianto menggunakan jasa konsultan asing. Fadli pun menantang Capres Jokowi membuktikan ucapannya adanya timses memakai jasa konsultan asing.

''Ya enggak ada (konsultan) itu kan fitnah bisa kita laporkan itu. Kalau betul ada satu pernyataan seperti itu, kita periksa, kita kaji, bisa kita laporkan. Karena itu jelas fitnah dan hoaks. Enggak ada pakai konsultan,'' kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Fadli juga angkat bicara soal pernyataan Capres Joko Widodo yang menyebut ada timses menggunakan propaganda ala politik Rusia yang kerap menebar hoaks. Menurut politisi Partai Gerindra ini, pernyataan itu mengarah kepada timses Prabowo-Sandiaga.

''Rusia apalagi, Jokowi bilang propaganda Rusia, tapi tidak secara langsung menuduh BPN Prabowo Sandi sih. Seorang capres yang kebetulan seorang presiden itu harus hati-hati menyebutkan nama sebuah negara,' ujar Fadli.

Fadli Zon menilai, pernyataan Jokowi bisa menimbulkan gejolak hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Rusia. Menurutnya, tidak bisa sembarangan menyebut nama negara.

''Kecuali dia betul betul mempunyai bukti yang sahih atau nyata. Jadi jangan membuat hoaks fitnah utk mengerek elektabilitas,'' lanjutnya.

''Kalau bapak merasa enggak ada propaganda Rusia di masa kampanye ini? propaganda apa? coba sebutkan propaganda apa. Maksudnya apa sih saya enggak ngerti teori dari mana,'' tukasnya.

Fadli ingin pembisik Jokowi belajar tentang komunikasi dan bukan sekadar halusinasi dengan pernyataan yang tidak berdasar. "Penasihat Jokowi mesti belajar lagi komunikasi. Jangan nanti garbage in garbage out. Masuk sampah keluar sampah. Itu udah halusinasi tuh dengan teori teori itu. Kita terang benderang tidak ada yang dirahasiakan. kita melakukan kompetisi secara terbuka. Bahkan kami berada di pihak yang dibatasi segala sesuatunya," tandasnya.

Sebelumnya, Capres nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menginginkan kontestasi Pilpres 2019 diisi dengan cara berpolitik yang mendidik dan memberikan edukasi positif kepada masyarakat.Namun kenyataan saat ini justru sebaliknya. Hoaks dan fitnah bertebaran di media sosial.

Menurut Jokowi, banyaknya hoaks yang bertebaran di medsos karena adanya tim sukses yang melakukan propaganda ala politik Rusia. Propaganda itu disebut untuk menyebarkan fitnah dan hoaks kepada masyarakat.

''Problemnya adalah timses yang menyiapkan propaganda Rusia, yang setiap saat mengeluarkan semburan fitnah dan hoaks. Ini yang harus segera diluruskan,'' ucap Jokowi.

Sementara, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan maksud Jokowi. Menurutnya, Jokowi menegaskan bahwa tak pernah minta bantuan dengan pihak asing. Hasto pun menuding capresPrabowo Subianto yang kerap pakai jasa konsultan asing sejak Pilpres 2009.

''Kalau kita lihat seluruh originalitas kepemimpinan Pak Jokowi kan percaya kekuatan pada kekuatan sendiri. Sejak tahun 2009 kita tahu Pak Prabowo itu didampingi oleh konsultan asing dan saya menjadi saksi terhadap hal tersebut,'' kata Hasto di Gedung Joang '45, Jl Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat, Minggu (3/2). (dri)


DIBACA : 110 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved