Selasa, 14 / 08 / 2018
Selasa, 14 Agustus 2018 - 10:13 WIB
Sebelum Jatuh Ke Pertamina, Blok Rokan Diragukan Bisa Diambil RI
Selasa, 14 Agustus 2018 - 10:10 WIB
Titik Api Terus Bermunculan di Riau
Gerindra Tuding Jokowi Telah Membangun Narasi Kekerasan

| POLITIK
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:54:50 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan sorotan terkait pidatonya saat menghadiri Rapat Umum Relawan Jokowi di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan kepada relawan supaya tidak mencari musuh dalam berkampanye, tetapi siap melawan jika diajak berantem.

Menanggapi itu, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menilai kubu Jokowi menggunakan narasi-narasi kekerasan.

''Ini yang kita takutkan. Kalau seorang penguasa dan tim nya membangun narasi kekerasan ini bahaya terhadap pilpres 2019,'' katanya di Cafe Mandailing, kawasan Jakarta Selatan, Minggu (5/8), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Padahal, kata Andre Pemilu 2019 tahun depan mestinya menjadi festival adu gagasan dan adu program. Bukan festival adu otot dan festival adu ancaman. Dia menyayangkan pidato Jokowi tersebut.

''Ini mengonfirmasi bahwa rezim ini mulai dari membangun Perppu Ormas, membubarkan ormas tanpa pengadilan lalu sekarang mulai masuk kepada pernyataan pernyataan membangun narasi kekerasan dan ancaman. Ini menunjukkan bahwa kalo kita tidak waspada rezim ini akan membawa Indonesia ke dalam kegelapan zaman orde baru lagi,'' tutur Andre.

Sikap Partai Gerindra, kata Andre, juga tidak akan terpancing dengan pernyataan Jokowi maupun pendukung pendukung yang menggunakan narasi ancaman dan provokasi.

''Karena Pak Prabowo sudah mengimbau seluruh relawan dan pendukung Pak Prabowo dan juga seluruh kader untuk waspada, tetap bersatu, dan tidak usah mengikuti narasi kekerasan yang pak Jokowi dan relawan serta para pendukungnya bangun,'' imbuhnya.

Menurut Andre, ucapan tersebut dikarenakan Jokowi khawatir dengan gerakan hastag 2019 Ganti Presiden yang sudah diketahui 65% masyarakat.
Masyarakat juga mulai kecewa dengan kinerja Jokowi yang tidak sesuai dengan janji.

''Sehingga melihat survei pak Jokowi gak dalam posisi aman mereka mulai panik. Nah kepanikan ini yang memancing pak Jokowi gagal sebagai Presiden dan kepala negara. Membedakan posisi beliau itu sebagai kepala negara dengan posisi beliau sebagai capres. Pernyataan beliau menunjukkan memang beliau panik,'' ujar Andre.

Terkait itu, Juru bicara kepresidenan Johan Budi meluruskan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pertemuan Rapat Umum Relawan Jokowi di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/8).

Menurut Johan, pernyataan Jokowi itu hanya kiasan dan bukan berkaitan dengan adu fisik.

''Saya kira yang disampaikan Pak Jokowi kiasan. Berantem jangan dikaitkan secara fisik. Kita tidak boleh memfitnah, tidak boleh mengeluarkan ujaran kebencian, tapi kita harus siap, berantem itu bukan fisik. Saya nggak hadir tapi saya baca di berita. Bukan berantem fisik,'' kata Johan di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Minggu (5/8).

Pernyataan Jokowi juga bukan bermaksud provokatif atau ajakan berkelahi secara fisik. ''Saya kira enggak. Jangan berantem diartikan fisik. Sebelum bicara itu pak presiden pesan jangan fitnah dan lain sebagainya,'' ucapnya. (dri)

DIBACA : 526 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 16 Oktober 2015 - 15:55:17 WIB
Perkantoran Tenayan Raya; Merangkai Pemerataan di Negeri Kota Bertuah
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved