Kamis, 23 / Mei / 2019
Gerindra Tuding Jokowi Telah Membangun Narasi Kekerasan

| POLITIK
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:54:50 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan sorotan terkait pidatonya saat menghadiri Rapat Umum Relawan Jokowi di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan kepada relawan supaya tidak mencari musuh dalam berkampanye, tetapi siap melawan jika diajak berantem.

Menanggapi itu, anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menilai kubu Jokowi menggunakan narasi-narasi kekerasan.

''Ini yang kita takutkan. Kalau seorang penguasa dan tim nya membangun narasi kekerasan ini bahaya terhadap pilpres 2019,'' katanya di Cafe Mandailing, kawasan Jakarta Selatan, Minggu (5/8), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Padahal, kata Andre Pemilu 2019 tahun depan mestinya menjadi festival adu gagasan dan adu program. Bukan festival adu otot dan festival adu ancaman. Dia menyayangkan pidato Jokowi tersebut.

''Ini mengonfirmasi bahwa rezim ini mulai dari membangun Perppu Ormas, membubarkan ormas tanpa pengadilan lalu sekarang mulai masuk kepada pernyataan pernyataan membangun narasi kekerasan dan ancaman. Ini menunjukkan bahwa kalo kita tidak waspada rezim ini akan membawa Indonesia ke dalam kegelapan zaman orde baru lagi,'' tutur Andre.

Sikap Partai Gerindra, kata Andre, juga tidak akan terpancing dengan pernyataan Jokowi maupun pendukung pendukung yang menggunakan narasi ancaman dan provokasi.

''Karena Pak Prabowo sudah mengimbau seluruh relawan dan pendukung Pak Prabowo dan juga seluruh kader untuk waspada, tetap bersatu, dan tidak usah mengikuti narasi kekerasan yang pak Jokowi dan relawan serta para pendukungnya bangun,'' imbuhnya.

Menurut Andre, ucapan tersebut dikarenakan Jokowi khawatir dengan gerakan hastag 2019 Ganti Presiden yang sudah diketahui 65% masyarakat.
Masyarakat juga mulai kecewa dengan kinerja Jokowi yang tidak sesuai dengan janji.

''Sehingga melihat survei pak Jokowi gak dalam posisi aman mereka mulai panik. Nah kepanikan ini yang memancing pak Jokowi gagal sebagai Presiden dan kepala negara. Membedakan posisi beliau itu sebagai kepala negara dengan posisi beliau sebagai capres. Pernyataan beliau menunjukkan memang beliau panik,'' ujar Andre.

Terkait itu, Juru bicara kepresidenan Johan Budi meluruskan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pertemuan Rapat Umum Relawan Jokowi di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/8).

Menurut Johan, pernyataan Jokowi itu hanya kiasan dan bukan berkaitan dengan adu fisik.

''Saya kira yang disampaikan Pak Jokowi kiasan. Berantem jangan dikaitkan secara fisik. Kita tidak boleh memfitnah, tidak boleh mengeluarkan ujaran kebencian, tapi kita harus siap, berantem itu bukan fisik. Saya nggak hadir tapi saya baca di berita. Bukan berantem fisik,'' kata Johan di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Minggu (5/8).

Pernyataan Jokowi juga bukan bermaksud provokatif atau ajakan berkelahi secara fisik. ''Saya kira enggak. Jangan berantem diartikan fisik. Sebelum bicara itu pak presiden pesan jangan fitnah dan lain sebagainya,'' ucapnya. (dri)

DIBACA : 5371 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Senin, 06 Agustus 2018 - 10:50:51 WIB
Advertorial
Suplay Air Macet, Ini Penjelasan Direktur PDAM Tirta Indragiri ke Bupati Wardan
Senin, 06 Agustus 2018 - 11:07:55 WIB
2 Jemaah Haji Indonesia Dirujuk ke RS Khusus Jantung di Mekah
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:45:19 WIB
Sidik Jari Bermasalah, Calhaj Tertunda Keberangkatannya ke Mekah
Senin, 06 Agustus 2018 - 06:21:14 WIB
Gempa Lombok, Tsunami Kecil Terjadi di Pantai
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:47:46 WIB
Untuk Satu Hal Ini, Bernardeschi Ingin seperti Ronaldo
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:48:20 WIB
Diberitakan Bersedia Jadi Cawapres, Ini Kata UAS
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:27:47 WIB
Geliat #SomadEffect Jelang Pilpres 2019
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 10:37:54 WIB
Mahrez Siap Tampil, De Bruyne dan Sterling Absen
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 15:50:46 WIB
Turnamen Catur Tiongkok Resmi Dibuka
Senin, 06 Agustus 2018 - 13:58:53 WIB
Inilah Kronologi dan Penyebab Gempa 7 SR
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved