Selasa, 21 / Mei / 2019
Rekam Biometrik Jamaah Haji Sudah Dimulai

| KEAJAIBAN BAITULLAH
Selasa, 12 Maret 2019 - 21:00:31 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Pemerintah Arab Saudi menetapkan rekam biometrik sebagai prasyarat pembuatan visa jamaah haji. Proses rekam biometrik itu sudah dimulai sejak hari ini di sejumlah kantor VFS Tasheel yang tersebar di seluruh Indonesia. VFS Tasheel adalah pihak yang ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan proses rekam biometrik.

''Perekaman biometrik jamaah haji Maluku Tenggara Barat sudah mulai pagi tadi. Demikian juga dengan sekitar 85 jamaah haji di Ambon,'' ujar Kasubdit Dokumen Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Nasrullah Jassam dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (11/3/2019), sebagaimana dilansir okezone.com.

Menurut Nasrullah, meski dibuka mulai hari ini, namun belum semua kantor layanan VFS Tasheel sudah melakukan perekaman. Saat ini, total ada 34 kantor layanan VFS di 34 titik, kecuali Provinsi Papua, Papua Barat, dan Maluku. Mereka juga sedang menambah tujuh titik layanan lagi, yaitu di Solo, Semarang, Cirebon, Serang, DI Yogyakarta, Pekanbaru, dan Palembang.

''Proses perekaman berbasis manifest daftar jamaah haji yang diterbitkan oleh Kemenag. Manifest itu diserahkan ke pihak VFS Tasheel untuk dilakukan input data,'' ujarnya.

''VFS Tasheel selanjutnya akan membuat jadwal perekaman. Jamaah lalu datang ke kantor VFS Tasheel sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,'' imbuhnya.

Untuk memudahkan layanan jamaah, lanjut Nasrullah, Kemenag sudah menyampaikan usulan kepada VFS Tasheel untuk menambah titik layanan lagi di 120 lokasi yang tersebar di kabupaten/kota pada provinsi dengan jamaah banyak dan lokasinya jauh. Misalnya, di pulau Jawa, Sumut, Sulsel, dan beberapa daerah kepulauan. VFS Tasheel merespon positif usulan ini dan akan mengkajinya.

VFS Tasheel juga akan membuka layanan bergerak atau mobile services. "Untuk wilayah seperti Papua, kemungkinan layanan bukan dalam bentuk kantor tapi dalam bentuk bio mobile," tuturnya.

''Layanannya mirip dengan layanan perpanjangan sim keliling,'' sambungnya.

Pada 25 Februari 2019, Ditjen PHU telah merilis jamaah haji yang berhak melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M. Hal teknis terkait rekam biometrik ini, kata Nasrullah, akan disampaikan oleh bidang haji di masing-masing Kanwil Kemenag Provinsi dan Kasi Haji Kankemenag Kab/Kota. (dri)





DIBACA : 92 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved