Senin, 10 / Desember / 2018
13.447 Rumah di Riau Terendam Banjir

| PEMPROV. RIAU
Sabtu, 01 Desember 2018 - 17:42:17 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. Tercatat, sebanyak 13.447 rumah terendam banjir. Sebagian wilayah banjir karena tidak berfungsinya drainase. Ini terjadi di Kampar dan Kota Pekanbaru.

''Hingga saat ini yang terdampak banjir sebanyak 13.447 rumah. Ada 6 kabupaten dan kota di Riau yang terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan,'' ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Jumat (30/11), dilansir merdeka.com.

Edwar menyebutkan, belasan ribu jiwa yang menjadi korban bencana banjir tersebar di Kota Pekanbaru, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, dan Indragiri Hulu.

Untuk di Pekanbaru, ada dua kelurahan, dua kecamatan dan 927 KK. Kemudian di Bengkalis, banjir melanda tiga kecamatan, empat desa dan 248 KK. Di Rokan Hilir melanda enam kecamatan, sepuluh desa dan 1.248 KK.

Sementara di Kuansing melanda 11 kecamatan, 104 desa dan 7.325 KK. Di Rokan Hulu, banjir melanda empat kecamatan, 13 desa, 424 KK dan 1.198 jiwa. Terakhir, di Indragiri Hulu melanda sepuluh kecamatan, 59 desa, 1.437 rumah,3.275 KK dan 3.275 jiwa.

Penetapan status siaga darurat banjir dan bencana longsor dimulai hari ini hingga 31 Desember 2018.

''Tapi jika di bulan Januari 2019, curah hujan tidak tinggi lagi, maka status tersebut tidak akan diperpanjang,'' kata Edwar.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru menjabarkan, hingga pergantian tahun nanti, intensitas hujan cukup tinggi. Status siaga ini bisa diperpanjang kalau hujan masih terjadi hingga akhir Januari 2019.

Beberapa pertimbangan penetapan status siaga banjir dikarenakan ada lima kabupaten yang sudah menetapkan status ini sebelumnya.

''Daerah itu adalah Kabupaten Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Dumai dan Pelalawan,'' katanya.

Meski daerah lain juga terjadi bencana banjir, namun itu tidak merata. Seperti yang terjadi di Bangkinang, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru. Hal itu karena buruknya drainase di Kampar dan Pekanbaru sebagai faktor penyebab banjir datang.

''Banjir di Kampar karena drainase tidak berfungsi. Nah sehari hingga dua hari setelah dinormalisasi, banjirnya reda,'' kata Edwar.

Sebagai contoh Kota Pekanbaru yang dipimpin Walikota Firdaus, di kawasan Panam dan Perumahan Witayu di Kecamatan Rumbai, terjadi banjir karena drainase serta tidak berfungsinya pintu air di Sungai Siak.

Padahal di Sungai Siak ada tiga pintu air. Di antaranya terletak di bawah jembatan Leighton dan sekitar Perumahan Witayu. Di perumahan tersebut pintu airnya tidak berfungsi sehingga air meluap ke perumahan.

''Jadi kita sedang mencarikan solusinya, perbaikan pintu. Mudah-mudahan bisa teratasi sehingga banjir tidak terjadi lagi,'' terang Edwar. (dri)

DIBACA : 50 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Minggu, 22 November 2015 - 12:38:32 WIB
Memalukan! Massa HMI Makassar Makan Tak Bayar Malah Main Ancam di RM Umega
Sabtu, 16 Juli 2016 - 17:06:21 WIB
Suku Bunga Lebih Murah, BRI Tawarkan Program BRIguna untuk PNS
Minggu, 11 Oktober 2015 - 12:26:15 WIB
Wuuih, Germo DN Pamer Cewek Cantik dan Seksi di Media Sosial
Minggu, 13 September 2015 - 20:27:52 WIB
Malang Nian Nasib Warga Pekanbaru
Gawat! Saat Bencana Asap, Besok PLN Matikan Lampu
Jumat, 28 Agustus 2015 - 21:21:45 WIB
Protes Enam Tersangka Lain Bebas Berkeliaran
Korupsi Dana Bansos Bengkalis, Jamal Minta Polisi Tahan Herliyan Saleh Dkk
Minggu, 17 Januari 2016 - 21:57:49 WIB
Juga Gratiskan BBNKB
Pemprov Riau Rencanakan Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Minggu, 20 Maret 2016 - 16:08:36 WIB
Harga Gambir Melonjak 2 Kali Lipat Lebih, Petani Sumringah
Kamis, 06 Agustus 2015 - 20:41:49 WIB
Selama jadi Bupati Inhu, Yopi Arianto Sering Bermasalah dengan Hukum
Senin, 01 Februari 2016 - 08:42:09 WIB
Ssstt... Ini Dia Foto Pesta Bawah Tanah Gila-gilaan Pangeran Arab
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:47:08 WIB
Kisah 'Anak-anak Asuh' Germo DN yang Bergelimang Kemewahan
Kamis, 30 Juli 2015 - 16:43:26 WIB
Biadab! Gara-gara Berita soal Moral, Bupati Inhu Tampar Wartawan Senior
Jumat, 09 Oktober 2015 - 21:29:07 WIB
Jokowi ke Kampar, Aksi ''Tangkap Jefry Noer'' Ricuh, Pendemo Pingsan Dipukuli
Selasa, 04 Agustus 2015 - 12:10:29 WIB
Ini Sosok Sopir Gojek Cantik yang Hebohkan Netizen
Minggu, 25 Oktober 2015 - 19:21:28 WIB
Tabrakan Beruntun di Jalan Dumai-Duri, 3 Tewas di Tempat
Jumat, 03 Agustus 2018 - 11:38:50 WIB
Advertorial
Bupati Wardan Minta Pejabat yang Tak Mampu Bekerja untuk Mundur
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved