Minggu, 18 / 08 / 2019
Status Siaga Karhutla Riau Dicabut, Diganti ''Siaga Banjir''

| PEMPROV. RIAU
Jumat, 30 November 2018 - 14:11:49 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Badan penanggulangan Bencana Daerah Riau mencabut status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Kini, memasuki musim penghujan, giliran Siaga Banjir diterapkan.

Meski demikian, Pemprov Riau menetapkan status siaga darurat banjir dan bencana. Itu dilakukan agar bencana musiman serta fluktuatif ini bisa tertangani dengan baik. Bahkan bantuan akan mudah disalurkan dengan adanya status ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger mengatakan, mulai 30 November 2018 hingga 31 Desember status siaga darurat banjir dan bencana mulai berlaku.

''Tapi jika di bulan Januari 2019, curah hujan tidak tinggi lagi, maka status tersebut tidak akan diperpanjang,'' kata Edwar kepada merdeka.com, Kamis (29/11).

Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru menjabarkan, hingga pergantian tahun nanti akan diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Status siaga ini bisa diperpanjang kalau hujan masih terjadi hingga akhir Januari 2019.

Beberapa pertimbangan penetapan status siaga banjir dikarenakan ada lima kabupaten yang sudah menetapkan status ini sebelumnya.

''Daerah itu adalah Kabupaten Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Dumai dan Pelalawan,'' katanya.

Meski daerah lain juga terjadi bencana banjir, namun itu terjadi tidak merata. Seperti yang terjadi di Bangkinang, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru. Hal itu karena buruknya darinase di Kampar dan Pekanbaru sebagai faktor penyebab banjir datang.

''Banjir di Kampar karena drainase tidak berfungsi. Nah sehari hingga dua hari setelah dinormalisasi, banjirnya reda,'' kata Edwar.

Sebagai contoh Kota Pekanbaru yang dipimpin Walikota Firdaus, di kawasan Panam dan Perumahan Witayu di Kecamatan Rumbai, juga terjadi karena drainase serta tidak berfungsinya pintu air di Sungai Siak.

Padahal di Sungai Siak ada tiga pintu air. Di antaranya terletak di bawah jembatan Leighton dan sekitar Perumahan Witayu. Di perumahan tersebut pintu airnya tidak berfungsi sehingga air meluap ke perumahan.

''Jadi kita sedang mencarikan solusinya, perbaikan pintu. Mudah-mudahan bisa teratasi sehingga banjir tidak terjadi lagi,'' terang Edwar. (dri)


DIBACA : 444 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved