Selasa, 19 / Februari / 2019
DERITA BERKEPANJANGAN WANITA YAZID YANG DIJADIKAN BUDAK SEKS ISIS

KENANGAN buruk itu tidak pernah hilang dari pikiran Halima (nama samaran). Wanita Yazidi berusia 21 tahun itu masih saja merasakan trauma berkepanjangan usai dijadikan budak seks oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Halima diculik ISIS pada Agustus 2014 lalu. Dia dibebaskan oleh ISIS dan digantikan dengan tebusan pada Januari lalu. Dia diculik ISIS selama tiga tahun lima bulan. Selama berada dalam cengkraman ISIS, Halima harus melayani nafsu bejat para militan yang kerap melakukan perbuatan keji dengan mengatasnamakan agama.

Meski kini Halima telah bebas dan dipindahkan ke tempat aman, namun bayang-bayang siksaan ISIS terhadapnya tak pernah hilang. 'Setiap kali saya menutup mata, saya membayangkan anggota ISIS sedang mencekik saya,' cerita Halima dengan wajah sendu, dikutip dari Middle East Eye, Minggu (5/8), dilansir merdeka.com. Halima kini tinggal di kamp pengungsi dekat Duhok bersama orangtuanya. Namun karena penyakit depresi, insomnia, dan tak nafsu makan yang dideritanya, dia harus menjalani pemeriksaan dari unit psikiatri di Rumah Sakit Azadi Duhok, wilayah Kurdi Irak. (f: merdeka.com)


FOTO SEBELUMNYA
GUNUNG EVEREST DITUTUP SEMENTARA

GUBRI HADIRI PEMBEKALAN CPNS

GOLKAR RIAU GELAR BIMTEK APLIKASI SAKSIKU

SEORANG IBU MELAHIRKAN DI BECAK

BERJIBAKU PADAMKAN API DI RUPAT

SYAMSUAR RESMI MUNDUR DARI BUPATI SIAK

KUNJUNGAN BERSEJARAH DI SEMENANJUNG ARAB


Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved